TASIK #2 : Ramadan Ngebucin Bareng Qur’an

 


    Minggu, 17 April 2022 telah dilaksanakan kegiatan Tasik (Taujih Asik) 2 yang bertemakan "Ramadan Ngebucin Bareng Quran".  Kegiatan Tasik 2 ini bertujuan untuk meningkatkan dan menunjang pengetahuan keislaman serta tsaqofah kader. Selain itu sebagai upaya penerapan Muwashofat : Mutsaqqoful Fikri, Haritsun ‘Ala Waqtihi. Tasik 2 dilaksanakan secara daring menggunakan media zoom meeting yang dimulai pada pukul 09:00 - 11:40 WIB yang dihadiri oleh kurang lebih 35 partisipan. Dibawakan oleh seorang pemateri yang hebat yaitu Pak Fahmi Rabbani, S.Si, M.Kom membuat kegiatan taujih ini sangat berkesan dan bermanfaat. Beliau ini juga merupakan Founder & CEO di Wafiq Digital

    Turunnya Al-Qur’an pada bulan Ramadhan merupakan sugesti yang sangat kuat bagi umat Muslim untuk banyak membaca dan mengkajinya, karena pada hakikat dan realitasnya bulan Ramadhan merupakan bulan Al-Qur’an (QS. Al-Baqarah: 185). Betapa indahnya halaqah-halaqah kajian Al-Qur’an yang dikumandangkan di masjid-masjid sepanjang bulan tersebut. Kaum muslimin pun berbondong-bondong mendatanginya untuk mencari hidayah, hikmah, dan cahaya di pelataran rumah-rumah Allah. Faktor penyebabnya tidak lain karena Al-Qur’an memiliki rasa yang khusus pada bulan Ramadhan, karena ia akan mengingatkan kenangan saat ia turun dan hari-hari pengkajiannya.

    Dari Imam Malik rahimahullah, bahwasanya beliau jika Ramadhan datang, halaqah-halaqah ilmu, kajian dan pemberian fatwa dihentikan sementara. Dan beliau mengatakan, “Ini bulan Ramadhan sehingga kita harus berkonsentrasi dengannya (Al-Qur’an)”. Para ulama Salaf terdahulu dalam mempelajari dan mendalami Al-Qur’an lebih intensif dari bulan-bulan lainnya. Ash-Shaum. ‘Abdurrahman ad-Dausari (hal. 52-53). Pada bulan Ramadhan dari setiap tahun, hendaknya hubungan seorang muslim dan Kitabullah (Al Qur’an) selalu mengalami pembaharuan, sehingga Ramadhan akan disambut dengan bacaan, pendalaman, pemahaman, perhatian, pembenaran dan pengamalan Al-Qur’an.

    Disaat orang-lain ngebucin dengan yang bukan halalnya kita jangan sampai kalah saing, buktikan kita bisa ngebucin dengan yang halal di bulan suci mulia ramadan yaitu dengan cara bertadarus Al-Qur'an serta memaknai arti setiap ayat Al-Qur'an. Dengan kita mampu memahami makna diturunkannya Al Qurán pada bulan suci Ramadhan, semoga bertambah pula kecintaan, kegemaran dalam membaca dan mengimplementasikan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga kita dapat mencapai derajat taqwa dan menjadi hamba yang diridhoi Allah SWT, Wa Allahu álam bi Showab, 

    Sampai berjumpa di taujih asik berikutnya, Syukron jazakillah





Posting Komentar

0 Komentar